ORANG KAYA DAN PENGEMIS
Tuesday, August 26, 2008
Di salah satu sudut jalan kota Jakarta terdapat sebuah rumah mewah. Di sana, tingga sepasang suami istri yang hidup dengan kemewahan harta.
Suatu ketika, mereka tengah makan siang. Di atas meja tersedia beragam hidangan, di antaranya ayam panggang. Tiba-tiba seorang pengemis datang mengetuk pintu. Sontak, sang istri berkata kepada suaminya “Pak, ada pengemis di depan rumah, kasihan, Pak. Kita kasih sepotong ayam panggang ya? Sang suami tiba-tiba membentaknya, “Jangan! Usir pengemis itu, suruh dia pergi dari rumah kita.”
Hari berganti hari, bulan berubah sampai menjadi tahun. Kehidupan terus berjalan. Si kaya yang digelimangi segala kenikmatan berubah jatuh miskin. Istri kesayangannya ditalaknya. Setelah ditalak, sang istri kawin lagi dengan seorang lelaki kaya.
Kemudian, terulang lagi peristiwa di saat sang istri makan siang bersama suaminya yang baru. Di atas meja terhidang berbagai makanan, dan tak ketinggalan pula sepiring ayam panggang.
Seorang pengemis dating mengetuk pintu meminta makanan. Sang suami berkata kepada istrinya dengan penuh rahmah, “Ambillah sepiring nasi dan sepotong ayam panggang sebagai lauknya berikan kepada pengemis itu.”
Setelah nasi dan ayam panggang diberikan kepada pengemis, sang istripun menangis. Suaminya sangat heran dan bertanya, “Kenapa kamu menangis? Apakah kamu marah, karena aku member I pengemis itu nasi dan ayam panggang?”
Istrinya menjawab, “Tidak, Pak, tidak sama sekali. Aku menangis karena ada sesuatu yang sangat ganjil dan ajaib. “ Sang suami jadi penasaran ingin tau apa yang ajaib dan ganjil itu. Ia pun bertanya, “Bu, apa gerangan yang ajaib dan ganjil itu?” Istrinya menjawab, “Apakah kamu tahu siapa pengemis yang dating di depan pontu tadi? Sambil mengisak sedih dia berkata, “Dia suamiku yang pertama.”
Suaminya tak terlalu terkejut. Dia malah berkata kepada istrinya, “Apakah kamu tahu siapa aku sebenarnya? Aku adalah pengemis yang dulu pernah dating ke rumahmu.”
Sumber: Majalah Mata Air Edisi Maret 2008
ORANG KAYA DAN PENGEMIS
Tuesday, August 26, 2008
Di salah satu sudut jalan kota Jakarta terdapat sebuah rumah mewah. Di sana, tingga sepasang suami istri yang hidup dengan kemewahan harta.
Suatu ketika, mereka tengah makan siang. Di atas meja tersedia beragam hidangan, di antaranya ayam panggang. Tiba-tiba seorang pengemis datang mengetuk pintu. Sontak, sang istri berkata kepada suaminya “Pak, ada pengemis di depan rumah, kasihan, Pak. Kita kasih sepotong ayam panggang ya? Sang suami tiba-tiba membentaknya, “Jangan! Usir pengemis itu, suruh dia pergi dari rumah kita.”
Hari berganti hari, bulan berubah sampai menjadi tahun. Kehidupan terus berjalan. Si kaya yang digelimangi segala kenikmatan berubah jatuh miskin. Istri kesayangannya ditalaknya. Setelah ditalak, sang istri kawin lagi dengan seorang lelaki kaya.
Kemudian, terulang lagi peristiwa di saat sang istri makan siang bersama suaminya yang baru. Di atas meja terhidang berbagai makanan, dan tak ketinggalan pula sepiring ayam panggang.
Seorang pengemis dating mengetuk pintu meminta makanan. Sang suami berkata kepada istrinya dengan penuh rahmah, “Ambillah sepiring nasi dan sepotong ayam panggang sebagai lauknya berikan kepada pengemis itu.”
Setelah nasi dan ayam panggang diberikan kepada pengemis, sang istripun menangis. Suaminya sangat heran dan bertanya, “Kenapa kamu menangis? Apakah kamu marah, karena aku member I pengemis itu nasi dan ayam panggang?”
Istrinya menjawab, “Tidak, Pak, tidak sama sekali. Aku menangis karena ada sesuatu yang sangat ganjil dan ajaib. “ Sang suami jadi penasaran ingin tau apa yang ajaib dan ganjil itu. Ia pun bertanya, “Bu, apa gerangan yang ajaib dan ganjil itu?” Istrinya menjawab, “Apakah kamu tahu siapa pengemis yang dating di depan pontu tadi? Sambil mengisak sedih dia berkata, “Dia suamiku yang pertama.”
Suaminya tak terlalu terkejut. Dia malah berkata kepada istrinya, “Apakah kamu tahu siapa aku sebenarnya? Aku adalah pengemis yang dulu pernah dating ke rumahmu.”
Sumber: Majalah Mata Air Edisi Maret 2008
Little Missy
oh, hello there! i am a monkey. my name is
Lia and i think i am the smartest monkey ever! my fur used to be brown, until one day i dyed it pink so i would stand out when im with my monkey friends. i love pink, don't you? i swam in a big pool of
pink dragon fruit juice just to be a pink monkey. phew! i am an awfully talented monkey, too! i can balance a banana on a head and walk around without having the banana fall. how cool is that? my dream is to become a korean monkey married to another korean monkey because i love korea! i will abandone my korean monkey husband the one day
Big Bang comes to adopt me! :D
Oh, hello!
Dum Dee Dum... I am LIA birth on Sunday, 14 february 1988. Study in physics,university of indonesia
loves chatting, browsing, blogging, reading, writing, shopping, singing, sleeping, watching movies, etc
Webmistress
Basically, I am a crazy little monkey and my name is
Monkey#1. I am
pink in color, pretty smart, too! Wanna know more? Click on the "profile" navigation above. :D
Tagboard
Archives
August 2006
October 2006
December 2006
January 2007
February 2007
June 2007
October 2007
December 2007
February 2008
May 2008
June 2008
July 2008
August 2008
October 2008
November 2008
December 2008
January 2009
February 2009
March 2009